logo
Komite
Paralimpiade
Indonesia
Tentang
Indonesia Paralympic Training Center Karanganyar Merupakan Langkah Strategis Pemerintah Indonesia Dalam Mendukung
Kemajuan Olahraga Difabel Nasional
Senny Marbun
Ketua Umum NPC Indonesia
Dengan fasilitas berstandar internasional, penerapan prinsip universal design, dan dukungan teknologi mutakhir, IPTC Karanganyar diharapkan mampu menjadi pusat pembinaan yang inklusif, modern, dan berkelanjutan.
gambar
gambar
gambar
Fokus Jangka Panjang IPTC
Pusat Paralympic Asia Tenggara
Menjadi Tuan Rumah Joint Training Dan Kejuaraan Internasional, Sehingga Meningkatkan Posisi Indonesia Dalam Peta Olahraga Difabel Global
Ekosistem Sport Science dan Inovasi
Mendorong Riset Dan Pengembangan Alat Bantu Olahraga (Prostetik, Kursi Roda Performa Tinggi, Wearable Sensor) Bekerja Sama Dengan Universitas Dan Industri.
Sport Tourism dan Dampak Ekonomi Lokal
Menghadirkan Event Olahraga Difabel Berskala Regional Maupun Internasional Yang Berdampak Pada Umkm, Transportasi, Dan Pariwisata Di Karanganyar Dan Jawa Tengah.
Pusat Pembinaan Berkelanjutan
Menciptakan Generasi Atlet Paralympic Baru Yang Tidak Hanya Berprestasi, Tetapi Juga Menjadi Duta Inklusi Sosial Dan Kebanggaan Bangsa.
VIDEO PROFIL
 
INDONESIA
 
PARALYMPIC
 
TRAINING
 
CENTER

IPTC dibangun di atas lahan yang sejuk, jauh dari polusi, serta dikelilingi oleh perbukitan yang menghadirkan udara segar dan pemandangan alami. Kondisi geografis ini mendukung dua aspek utama: Pemulihan dan Kesehatan Atlet Suhu yang relatif dingin serta udara bersih membantu menjaga sistem pernapasan, menurunkan risiko gangguan akibat polusi, dan mempercepat recovery setelah latihan intensif. Lanskap alam hijau juga menciptakan efek psikologis positif, menurunkan stres, serta membangkitkan semangat atlet. Kualitas Latihan Topografi perbukitan memberi variasi medan latihan untuk daya tahan (endurance) dan kekuatan fisik.


Latihan di area elevasi membantu meningkatkan kapasitas paru-paru dan kardiovaskular, sehingga atlet lebih siap menghadapi beban kompetisi internasional. Kenyamanan Lingkungan Latihan Suasana pegunungan yang tenang menjadikan tempat ini minim distraksi, sehingga fokus latihan lebih terjaga. Hal ini penting bagi atlet paralympic yang membutuhkan konsentrasi tinggi untuk menguasai teknik maupun strategi. Aksesibilitas Tetap Terjamin Meski berada di kawasan pegunungan, PTC tetap strategis karena dekat dengan Kota Surakarta. Hanya ±47 menit dari Bandara Adi Soemarmo dan memiliki konektivitas ke jalan utama, sehingga memudahkan mobilitas atlet, pelatih, maupun kegiatan joint training dengan atlet mancanegara.

Official Partner
partner partner
Apparel Powered by
partner